Artikel


Larangan ihram yang seandainya dilakukan oleh orang yang berhaji atau berumroh, maka wajib baginya menunaikan fidyah, puasa, atau memberi makan. Yang dilarang bagi orang yang berihram adalah sebagai berikut: Mencukur rambut dari seluruh badan (seperti rambut kepala, bulu ketiak, bulu kemaluan, ku


Oleh: Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi Haji Adalah Salah Satu Ibadah dari Sekian Banyak Ibadah, Mempunyai Rukun, Hal-Hal yang Wajib dan Hal-Hal yang Sunnah Rukun-Rukun Haji 1. Niat Berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala : وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُ


Oleh: Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi Haji Adalah Salah Satu Ibadah dari Sekian Banyak Ibadah, Mempunyai Rukun, Hal-Hal yang Wajib dan Hal-Hal yang Sunnah I. Sunah-Sunnah Haji A. Sunah-Sunnah Ihram: 1. Mandi ketika ihram Berdasarkan hadits Zaid bin Tsabit bahwasanya beliau melihat Nabi S


Oleh: Ustadz Ashim bin Musthafa Setiap kaum Muslimin mengetahui, Mekkah merupakan tempat yang sangat mulia. Setiap muslim memiliki impian untuk bisa menjejakkan kaki di kota itu. Baik untuk mengerjakan ibadah haji ataupun umrah saja. Kerinduan bertandang ke sana tetap besar, terlebih bagi orang yan


Oleh: Ustadz Anas Burhanuddin MA Pertanyaan: Shalat di Masjidil Haram pahalanya 100.000 kali dibandingkan shalat di masjid lain selain Masjidin Nabawi dan Masjidil Aqsha. Kenapa wanita saudi arabia tidak berduyun duyun selalu shalat di Masjidil Haram? Bahkan wanita arabia lebih mengutamakan dalil,


Oleh: Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi Keutamaan Kota Madinah Dari Jabir bin Samurah Radhiyallahu anhu, ia berkata, aku mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ اللهَ تَعَالَىٰ سَمَّى الْمَدِينَةَ طَابَةَ. “Sesungg


Mahram adalah semua orang yang haram untuk dinikahi selama-lamanya karena sebab nasab, persusuan dan pernikahan (Ibnu Qudamah al-Maqdisi dalam al-Mughni 6/555). Sedangkan muhrim adalah orang yang sedang melakukan ihram dalam haji atau umrah. “Maaf, anda bukan muhrim saya.” Demikian kat


Oleh: Syaikh ‘Abdul Hamid bin ‘Abdirrahman as-Suhaibani A. Adab-Adab Sebelum Safar 1. Melakukan shalat Istikharah sebelum bepergian, yaitu shalat sunnah dua raka’at kemudian berdo’a dengan do’a Istikharah. Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu anhu, ia berkata:


Oleh: Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi Mawaqit bentuk jamak dari kata miqat, seperti kata mawa’id dan mi’ad. Miqat terbagi menjadi dua, yaitu miqat zamani (waktu) dan miqat makani (tempat).[1] Miqat Zamani (Waktu) Allah Ta’ala berfirman: يَسْأَلُونَكَ